7 Cara Menyimpan Daging Domba dengan Benar

3 April 2024

Menyimpan daging domba dengan benar adalah kunci untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk. Bagi kamu, peternak atau konsumen, memahami teknik penyimpanan yang baik sangat penting agar daging tetap lezat dan aman dikonsumsi. Dalam artikel ini, kita akan membahas enam hal yang bisa terjadi jika daging domba tidak disimpan dengan benar, serta memberikan panduan lengkap tentang tujuh cara menyimpan daging domba dengan efektif.

Apa yang Terjadi Jika Daging Domba Tidak Disimpan dengan Benar?

Tidak menyimpan daging domba dengan benar dapat berakibat serius pada kualitas dan keamanan produk. Berikut adalah enam hal yang mungkin terjadi jika daging domba tidak disimpan dengan tepat:

  • Pembentukan Bakteri dan Mikroorganisme: Penyimpanan yang tidak benar dapat memicu pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme pada daging, mengubah rasa, aroma, dan tekstur produk.
  • Oksidasi Lemak: Kontak dengan udara dapat mempercepat oksidasi lemak dalam daging, menyebabkan bau yang tidak sedap dan penurunan nilai nutrisi.
  • Kehilangan Kandungan Gizi: Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan kehilangan nutrisi penting dalam daging, mengurangi nilai gizi produk tersebut.
  • Rusaknya Struktur Sel: Perubahan suhu yang tidak konsisten dapat merusak struktur sel daging, menghasilkan tekstur yang tidak diinginkan.
  • Peningkatan Risiko Keracunan Makanan: Bakteri yang berkembang karena penyimpanan yang tidak higienis dapat meningkatkan risiko keracunan makanan bagi konsumen.
  • Pemborosan dan Kerugian Finansial: Daging yang tidak disimpan dengan baik memiliki umur simpan lebih pendek, menyebabkan pemborosan dan kerugian finansial.

Penting bagi semua pihak yang terlibat termasuk kamu sebagai peternak pemula dalam rantai pasok daging domba untuk memahami dan mengimplementasikan metode penyimpanan yang benar guna memastikan keberlanjutan dan kualitas produk.

Baca juga: Manfaat Daging Domba Bagi Kesehatan Dan Cara Mengolahnya

6 Ciri-Ciri Daging Domba yang Segar

Adapun ciri-ciri daging domba yang segar adalah sebagai berikut:

1. Memiliki Warna yang Cerah

Daging domba yang segar umumnya memiliki warna yang cerah dan merata. Warna merah muda atau merah tua adalah indikator kualitas daging yang baik. Hindari daging yang tampak pucat atau memiliki bercak kecokelatan, karena ini bisa menjadi tanda kurangnya kesegaran.

2. Tekstur yang Elastis dan Padat

Ciri utama daging domba segar adalah teksturnya yang elastis dan padat. Saat dipegang, daging seharusnya kembali ke bentuk aslinya dan tidak terlalu lembek. Tekstur yang baik menunjukkan bahwa daging masih dalam kondisi prima dan belum mengalami degradasi.

3. Bau Alami yang Tidak Tajam atau Amis

Daging domba yang segar seharusnya memiliki bau alami yang tidak tajam atau amis. Bau tersebut biasanya bersifat lembut dan mirip bau daging segar pada umumnya. Hindari daging yang memiliki aroma yang mencolok atau tidak sedap, karena bisa menjadi tanda adanya pembusukan atau kekurangan kesegaran.

4. Lemak yang Berwarna Putih Bersih

Lemak pada daging domba yang segar seharusnya berwarna putih bersih. Lemak yang berwarna kuning atau kecokelatan dapat menjadi indikasi adanya oksidasi dan kehilangan kualitas daging. Pilih daging dengan lemak yang terlihat segar dan tidak memiliki bau yang tidak diinginkan.

5. Tidak Ada Bekas Darah yang Menetap

Daging domba yang segar tidak seharusnya memiliki bekas darah yang menetap atau bercak darah yang mencolok. Jika ada bekas darah yang menempel pada permukaan daging, hal ini bisa menandakan bahwa daging telah mengalami perlakuan atau penyimpanan yang tidak tepat.

6. Tidak Ada Tanda Pembusukan atau Kehijauan

Ciri khas daging domba yang segar adalah tidak adanya tanda-tanda pembusukan atau kehijauan. Perhatikan apakah ada bagian yang terlihat berubah warna menjadi hijau atau abu-abu, karena ini bisa menjadi tanda bakteri yang merugikan atau pertanda daging sudah tidak layak konsumsi.

Baca juga: Karakteristik Daging Domba yang Membuatnya Begitu Spesial

7 Cara Menyimpan Daging Domba dengan Benar

Menyimpan daging domba dengan benar adalah langkah penting untuk memastikan kesegaran, rasa, dan kualitas daging yang optimal. Berikut adalah tujuh cara efektif untuk menyimpan daging domba agar tetap berkualitas:

1. Pemisahan dari Bahan Lain

Untuk menjaga kebersihan dan mencegah kontaminasi, pastikan daging domba disimpan terpisah dari bahan makanan lain dalam kulkas. Gunakan wadah tertutup atau kantung khusus untuk mencegah bau dan rasa daging meresap ke bahan lain.

2. Penggunaan Wadah Tertutup

Gunakan wadah kedap udara atau kemasan vakum untuk menyimpan daging domba. Ini membantu mengurangi paparan udara yang dapat menyebabkan oksidasi lemak, menjaga rasa daging, dan mencegah kehilangan kelembaban.

3. Penyimpanan dalam Freezer

Jika daging tidak akan segera digunakan, tempatkan dalam freezer pada suhu yang tepat, biasanya di bawah -18 derajat Celsius. Freezer membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan mempertahankan kualitas daging dalam jangka waktu yang lebih lama.

4. Penggunaan Kertas Pembebat

Bungkus daging dengan kertas pembebat atau kertas aluminium untuk melindungi dari kelembaban berlebih. Langkah ini membantu mencegah pembentukan kristal es yang dapat merusak tekstur dan kualitas daging.

5. Label dengan Tanggal Kedaluwarsa

Beri label pada kemasan dengan jelas, mencantumkan tanggal kedaluwarsa. Dengan begitu, kamu dapat mengontrol umur simpan daging dan memastikan penggunaan sebelum daging kehilangan kualitasnya.

6. Penyimpanan di Bagian Bawah Kulkas

Simpan daging domba di bagian bawah kulkas untuk mencegah kontaminasi dan penyebaran bakteri ke bahan makanan lainnya. Letakkan daging dalam wadah tertutup agar tidak terkena percikan atau tetesan dari makanan lain.

7. Penggunaan Vakum Sealer

Jika memungkinkan, pertimbangkan penggunaan vakum sealer untuk menghilangkan udara dari kemasan. Metode ini efektif dalam menjaga kesegaran daging, mengurangi risiko oksidasi, dan memperpanjang umur simpan daging domba.

Baca juga: Perbedaan Daging Domba Dan Kambing, Mana Yang Lebih Sehat?

Penting bagi setiap peternak untuk memahami betapa krusialnya cara menyimpan daging domba dengan baik. Hal ini tidak hanya memengaruhi kualitas produk, tetapi juga menentukan keberhasilan penjualan, terutama jika daging tersebut akan dijual sebagai domba qurban di Hari Raya Idul Adha. Kesegaran dan kualitas daging sangat memengaruhi kepuasan konsumen dan kepercayaan pelanggan.

Web banner domba dorsip

Jika kamu tengah mencari domba genetik unggulan dengan kualitas daging tinggi untuk dijual menjelang Hari Raya Idul Adha, Domba Dorsip siap membantu menyediakan Domba crossbreed Dorper sebagai domba unggulan dengan produktivitas terbaik, mudah dibudidayakan, dan daging berkualitas tinggi. 

Kamu tidak perlu khawatir dengan semua pilihan domba yang ada di Domba Dorsip, karena kami selalu mendedikasikan diri kami untuk terus mendukung kesejahteraan peternak Indonesia, agar mereka bisa mendapatkan kualitas domba terbaik dan mudah didapatkan.

Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi Domba Dorsip dan pesan domba unggulanmu sekarang juga untuk memulai usaha budidaya domba yang sukses bersama Domba Dorsip!

About 

Dombadorsip.com merupakan website jual domba online bibit genetik unggulan dan terpercaya. Domba Dorsip Farm menyediakan domba dengan kualitas genetik terpercaya dan unggulan. Domba Dorsip Farm juga melayani impor lengkap dari kandang karantina Australia sampai kandang karantina setempat.