Domba dan Kambing Import: Menapaki Peluang Bisnis, Jenis, dan Cara Mengimportnya

23 April 2024
Domba dan Kambing Import: Menapaki Peluang Bisnis, Jenis, dan Cara Mengimportnya

Bisnis peternakan domba dan kambing import di Indonesia makin berkembang pesat. Dalam konteks pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan konsumen yang makin meningkat, import domba menjadi alternatif yang menarik bagi para peternak untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak.

Selain memiliki indukan yang berkualitas super, kamu juga perlu memahami regulasi import hewan yang disyaratkan oleh pemerintah. Namun, tak perlu bingung karena artikel ini akan membahas mengenai peluang bisnis domba dan kambing import, jenis-jenis domba dan kambing import yang ada di Indonesia, hingga cara mengimportnya.

Peluang Bisnis Domba dan Kambing Impor Bagi Peternak

Peluang bisnis domba dan kambing import di Indonesia tidak hanya menjanjikan, tetapi juga membuka pintu lebar bagi peternak untuk mengembangkan usaha budidaya dengan kualitas genetik unggul. Jenis-jenis domba dan kambing import yang telah terbukti memiliki warisan genetik yang berkualitas tinggi membawa potensi besar untuk bisnis budidaya, terutama dalam produksi daging berkualitas tinggi.

Selain peningkatan produktivitas, peluang bisnis domba dan kambing import juga membawa potensi keuntungan yang signifikan. Daging berkualitas tinggi yang dihasilkan memiliki daya tarik tersendiri di pasaran. Konsumen yang makin menghargai kualitas produk hewan ternak menjadi peluang untuk memasarkan hasil ternak dengan harga yang lebih baik.

Besarnya peluang bisnis domba dan kambing kian meningkat di saat hari-hari tertentu, seperti hari Raya Idul Adha. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai import kambing atau domba hidup meningkat pada Mei 2023 lalu yang mencapai 129.930 dollar AS atau setara Rp1,93 triliun. Meningkatnya nilai import dan minat masyarakat terhadap domba dan kambing import menunjukkan bahwa ternak domba dan kambing import bisa menjadi peluang finansial yang efektif.

Alasan di Balik Import Domba dan Kambing

Mengapa domba dan kambing import dapat menjadi pilihan cerdas untuk para peternak? Berikut tiga alasan kamu harus beternak domba dan kambing import di Indonesia.

1. Kualitas Superior

Faktor kualitas genetik menjadi poin utama dalam keputusan untuk mengimport domba dan kambing. Domba dan kambing import cenderung memiliki genetik yang unggul, membawa potensi peningkatan kualitas ternak secara signifikan. Kualitas genetik yang superior ini termasuk aspek pertumbuhan yang cepat, reproduksi yang efisien, kondisi badan yang optimal, dan resistensi terhadap penyakit.

2. Produktivitas 

Alasan selanjutnya dibalik import domba dan kambing adalah produktivitas. Beberapa jenis domba dan kambing import telah terbukti memiliki tingkat produktivitas yang tinggi dalam hal produksi daging, wol, maupun anakan. Hal ini memberikan nilai tambah bagi peternak lokal untuk memanfaatkan hasil produksi yang lebih efisien dan mengoptimalkan hasil usaha budidaya.

Baca Juga: Domba Aqiqah: Syarat & Tata Cara Yang Harus Diikuti

3. Adaptabilitas

Adaptabilitas terhadap kondisi iklim Indonesia juga menjadi faktor penentu. Domba dan kambing import yang telah dipilih dengan bijak pastinya dapat beradaptasi dengan baik dalam iklim tropis di Indonesia. Kemampuan beradaptasi ini sangat penting mengingat tantangan lingkungan yang berbeda-beda di wilayah Indonesia. Mengimport domba dan kambing memungkinkan peternak meminimalkan risiko terkait dengan perubahan cuaca atau kondisi lingkungan tertentu.

Jenis-Jenis Domba dan Kambing Import 

Untuk mengembangkan bisnis ternak domba dan kambing, pemilihan jenis domba dan kambing yang tepat menjadi kunci keberhasilan. Mari telusuri lebih dalam mengenai sejumlah jenis domba dan kambing import yang populer di Indonesia dalam uraian berikut. 

1. Domba Dorper

Domba import selanjutnya adalah Dorper. Domba Dorper berasal dari Afrika Selatan dan hasil persilangan dari domba Black-Head Persian dengan domba Dorset. Terdapat dua jenis utama domba Dorper, yaitu Black Head Dorper dan White Dorper.

Dorper memiliki fisik yang sangat baik, tingkat reproduksi yang tinggi, dan pertumbuhan yang cepat. Bobotnya mencapai 36 kilogram pada umur 3 hingga 4 bulan. Bobot domba Dorper mencapai 110 hingga 130 kilogram, sedangkan Dorper betina mencapai 80 hingga 110 kilogram. Keunggulan dalam pertumbuhan ini menjadikan domba Dorper sebagai pilihan cerdas bagi kamu yang menginginkan domba dengan daging berkualitas.

2. Kambing Boer

Selain domba Dorper, terdapat juga kambing Boer yang berasal dari Afrika Selatan. Kambing Boer merupakan kambing pedaging yang pertumbuhannya yang sangat cepat. Bahkan, pada umur 5 hingga 6 bulan saja Boer sudah mencapai 35 hingga 45 kilogram. Selain itu, persentase daging Boer mencapai 50 hingga 55 persen dari berat tubuhnya. 

Karakteristik fisik kambing Boer tak perlu diragukan lagi. Kambing Boer memiliki tubuh lebar, panjang, dan berbulu putih. Adapun kulit kepalanya yang berwarna coklat mampu melindunginya dari sengatan sinar matahari langsung saat berjemur di siang hari.

Baca Juga: Apa Itu Domba Awassi? Ketahui Ciri-Ciri Hingga Keunggulannya

3. Domba Awassi

Domba Awassi berasal dari wilayah Asia Barat Daya, tepatnya di Gurun Suriah. Domba Awassi terkenal sebagai hewan yang mudah beradaptasi pada cuaca ekstrim. Salah satu keistimewaan yang mencolok dari Domba Awassi adalah kemampuan menyimpan minyak di ekornya.

Dari segi bobot, domba Awassi memiliki potensi produksi daging yang signifikan. Jantan dewasanya bisa mencapai bobot sekitar 120 kilogram, sedangkan betina mencapai 100 kilogram. Oleh karena itu, tak heran jika domba Awassi bisa menjadi investasi yang efektif bagi peternak.

4. Domba Van Rooy

Jenis domba import yang ada di Indonesia selanjutnya adalah domba Van Rooy. Domba Van Rooy ini banyak dikembangbiakkan di Afrika Selatan dan Australia. Oleh karena itu, domba Van Rooy terkenal dengan kemampuannya beradaptasi dengan baik di lingkungan tropis sehingga tergolong dalam domba tangguh. 

Ukuran tubuh domba Van Rooy sedang hingga besar yang seluruhnya berwarna putih. Sementara itu, Van Rooy memiliki telinga yang menggantung. Sama seperti domba import sebelumnya, Van Rooy dapat diandalkan sebagai domba pedaging.

5. Kambing Saanen

Kambing Saanen merupakan kambing impor asal Swiss yang dapat membantu penuhi kebutuhan susu kambing di Indonesia. Selain dimanfaatkan untuk produksi susu, daging dari kambing Saanen juga menjadi pilihan yang menguntungkan karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Kambing Saanen memiliki bulu berwarna putih dengan titik hitam di bagian telinga dan kelenjar susu. Hidungnya lurus dan mukanya berbentuk segitiga, memberikan penampilan yang khas. Adapun bobot kambing saanen jantan bisa mencapai  91 kilogram dengan tinggi 94 sentimeter. Sementara itu, bobot betina mencapai 63 kilogram dan tinggi 81 sentimeter. 

Cara Mengimport Domba dan Kambing

Untuk melakukan import domba dan kambing, kamu perlu memahami bahwa terdapat prosedur import hewan yang telah ditetapkan pemerintah. Izin ini merupakan langkah awal yang penting untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan import berada dalam kerangka hukum yang berlaku, serta memenuhi standar kesehatan dan keamanan yang ditetapkan. Berikut adalah cara mengimport domba dan kambing.

1. Pahami Aturan dan Ketentuan

Sebelum memulai proses import, langkah pertama yang harus diambil adalah memahami aturan dan ketentuan yang berlaku di negara importir maupun eksportir. Langkah ini mencakup persyaratan kesehatan hewan, persetujuan import, dan regulasi karantina. Konsultasikan dengan otoritas atau instansi terkait untuk mendapatkan informasi terkini dan akurat.

2. Pilih Pemasok yang Tepercaya

Pemilihan pemasok yang tepercaya sangat penting dalam keberhasilan import domba dan kambing. Pastikan bahwa pemasok mematuhi standar kesehatan dan keamanan, serta dapat menyediakan dokumen-dokumen yang diperlukan. Kerjasama yang baik dengan pemasok dapat membantu memastikan kelancaran proses import.

3. Persiapan Dokumen yang Lengkap

Dokumentasi yang lengkap merupakan kunci utama dalam proses import. Terdapat lima dokumen yang harus kamu persiapkan saat melakukan import domba dan kambing, yaitu rekomendasi pemasukan atau izin import dari Kementerian Pertanian, rekomendasi dari Kementerian Perdagangan, penetapan Instalasi Karantina Hewan (IKH) dari Badan Karantina Pertanian, sertifikat kesehatan, dan uji laboratorium sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

4. Pemeriksaan Kesehatan dan Fisik

Untuk memastikan domba dan kambing import berkualitas super, pastikan untuk memilih domba dan kambing yang sehat. Persyaratan kesehatan, seperti vaksinasi dan bebas dari penyakit tertentu harus dipenuhi oleh negara pengirim. Bukan hanya itu saja, domba dan kambing import juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan setelah sampai di Indonesia.

Baca Juga: Domba Australia: Menggali Potensi Peternakan Dan Jenis-Jenisnya

5. Pemenuhan Persyaratan Karantina

Hewan import yang baru sampai di Indonesia wajib dikarantina selama 14 hari. Dengan demikian, domba dan kambing kamu akan melalui pengawasan dan pemeriksaan pejabat karantina Pertanian.  Persyaratan karantina ini dirancang untuk mencegah masuk, tersebar, dan keluarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK).

7. Biaya Import Domba dan Kambing 

Memahami biaya import hewan yang berlaku juga tak kalah penting saat kamu ingin mengimport domba dan kambing. Secara umum, biaya import domba dan kambing telah ditetapkan dalam PP No. 28 Tahun 2023. Biaya-biaya ini melibatkan sejumlah pemeriksaan, seperti pemeriksaan fisik sebesar Rp5.000 per ekor dan pengambilan sampel sebesar Rp5.000 per sampel.

Jadi, memahami potensi bisnis domba dan kambing import, jenis, hingga cara mengimportnya dapat menjadi peluang untuk mengembangkan usaha budidaya domba dan kambing. Karakteristiknya yang memiliki genetik unggul dan dagingnya yang berkualitas membuat domba  dan kambing import menjadi favorit peternak. Saat beternak domba dan kambing import, tentunya kamu harus memilih pemasok yang tepercaya dan memastikan kesehatan yang optimal.

Web banner domba dorsip

Apakah kamu tertarik beternak domba dan kambing import? Tak perlu repot mencari pemasok hingga ke luar negeri, kamu bisa menemukan berbagai jenis domba dan kambing import di Domba Dorsip. Sebagai penyedia indukan domba berkualitas, Domba Dorsip menyediakan indukan domba Awassi dan domba dorper fullblood yang memiliki daging berkualitas dan bisa menjadi pilihan utama bagi para peternak. 

Bukan hanya itu, kamu juga dapat menemukan domba dan kambing import berkualitas di Kambing Burja Farm, mulai dari domba dan kambing boer, red boer fullblood, hingga saanen purebreed. Domba dan kambing yang kami jual juga sudah terjamin kesehatannya dengan tenaga kandang profesional dan telaten. 

Jangan menunda lagi. Yuk, hubungi Domba Dorsip sekarang untuk mendapatkan domba dan kambing import berkualitas super!

About 

Dombadorsip.com merupakan website jual domba online bibit genetik unggulan dan terpercaya. Domba Dorsip Farm menyediakan domba dengan kualitas genetik terpercaya dan unggulan. Domba Dorsip Farm juga melayani impor lengkap dari kandang karantina Australia sampai kandang karantina setempat.